Value Adalah: Pengertian, Jenis, Cara Meningkatkan dalam Karier

Value Adalah: Pengertian, Jenis, Cara Meningkatkan dalam Karier
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 04 December, 2023
Share

Ada beberapa hal yang harus dimiliki seseorang jika ingin sukses dalam berkarir. Skills dan value adalah salah satunya. Dalam berkarir, value diri berperan untuk membantu kamu dalam mengeksplor serta mengambil keputusan.  

Keputusan menjalankan karier yang sesuai dengan value-mudapat menjadi kepuasan maksimal saat bekerja.  

Memangnya, apa itu value diri? Mari simak penjelasannya pada artikel berikut ini!  

Apa itu value?

Istilah value berasal dari bahasa Inggris yang berarti “nilai”. Sederhananya, value diri adalah nilai diri.  

Dalam konteks karier, arti value diri merujuk pada nilai atau keyakinan yang dimiliki oleh seseorang. Nilai-nilai inilah yang menentukan orang tersebut dalam bersikap dan mengambil keputusan di dunia kerja.   

Idealnya, value dalam karier berkaitan dengan minat, tujuan, dan preferensi kamu. Tingkat kepuasan bekerja akan meningkat, saat karier sejalan dengan value yang kamu pegang. Alhasil, kamu akan bekerja dengan lebih bahagia.  

Misalnya, salah satu value seseorang adalah komitmen untuk terus mengembangkan diri. Hal ini bisa dilakukan melalui project-project yang menantang.  

Ketika sudah merasa stagnan dengan project yang dikerjakan, ia pun memutuskan resign. Tujuannya tak lain untuk mencari tempat kerja lain dengan project lebih menantang. 

Jadi, kesimpulannya value adalah nilai atau keyakinan yang menjadi pegangan seseorang dalam menentukan perjalanan karier.  

Jenis-jenis value diri

Nah, karena berhubungan erat dengan preferensi diri, value juga kerap disebut sebagai nilai moral atau moral value.   

Nilai moral tiap orang mungkin berbeda. Namun, secara umum bisa dikategorikan ke dalam lima jenis berikut ini: 

Social value

Social value adalah nilai yang ditetapkan oleh masyarakat. Nilai ini tidak bisa lepas begitu saja mengingat bahwa kita hidup secara sosial. Salah satu contoh social value adalah gotong royong dalam masyarakat.   

Gotong royong menunjukkan komitmen untuk tolong menolong antarsesama. Dalam lingkungan kerja, nilai ini ditunjukan melalui kerja sama tim untuk menyelesaikan project. 

Personal values

Sesuai namanya, personal moral value adalah nilai-nilai personal yang dipegang oleh masing-masing orang. Beberapa contohnya adalah empati, disiplin diri, dan komitmen untuk menghormati orang lain.  

Mengingat sifatnya personal, jenis value satu ini pun biasanya didasarkan pada pengalaman pribadi.  

Jadi, parameter baik-buruk atau benar-salahnya bisa sangat berbeda untuk tiap orang.

Constitutional values 

Arti value konstitusional adalah nilai-nilai yang ditetapkan oleh lembaga konstitusi atau pemerintah negara. Constitutional values yang mencerminkan tujuan negara dan masyarakat.  

Di Indonesia, dasar nilai moralitas adalah pancasila. Ini mencakup aspek ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, kerakyatan, dan persatuan. 

Spiritual values 

Pengertian value spiritual adalah nilai-nilai religius yang diterapkan oleh individu sesuai keyakinan masing-masing.  

Contoh dari spiritual values adalah ketakwaan (holiness) dan keimanan (faith). Hal ini berhubungan dengan sisi religius sesoerang.  

Artinya, nilai ini dirasakan secara mendalam oleh individu dan diterapkan berdasarkan pengalaman personal. 

Moral value 

Apa itu nilai moral atau moral value? Nilai moral adalah nilai yang diyakini untuk menjalani hidup sesuai standar bahagia masing-masing. Biasanya, jenis nilai satu ini juga merupakan nilai-nilai yang diterima secara sosial.   

Contohnya seperti kebaikan, etika budaya, dan kejujuran. Kamu juga bisa menerapkannya dalam perjalanan karier. Tujuannya agar merasa lebih tenang dan bahagia saat bekerja.

Pentingnya memiliki value diri dalam karier

Peran value diri terhadap kelancaran karier seseorang sangatlah penting. Berikut beberapa manfaatnya yang dapat kamu rasakan: 

Menentukan prioritas diri dalam karier 

Value menyimpan nilai-nilai ideal yang menjadi acuanmu dalam menjalani hidup. Nah, hal yang sama juga berlaku pada value untuk karier.  

Dengan memiliki value, kamu bisa lebih mudah menentukan prioritas saat mengeksplor karier.  

Sebagai contoh, kamu punya value tinggi terhadap work life balanceNah, kamu dapat memilih tempat kerja dengan kultur yang mendukung value kamu tersebut.

Membantu proses pengambilan keputusan karier 

Value dalam diri dapat membantu kamu mengambil keputusan karier dengan percaya diri. Anggaplah kamu mendapat tawaran kerja. Dengan value yang kamu miliki, kamu dapat mengidentifikasi pekerjaan yang cocok untukmu. 

Dengan begitu, kamu akan selangkah lebih dekat untuk mencapai tujuan karier.  

Misalnya, kamu ingin bekerja di perusahaan non-governmental organization (NGO). Keinginan ini sejalan dengan value kamu untuk memberikan dampak positif melalui pekerjaan.  

Jadi, saat dihadapi dua tawaran kerja dari suatu NGO dan perusahaan lain, kamu bisa menentukan mana yang terbaik. 

Meningkatkan semangat diri dalam meniti karier

Ilustrasi seseorang sedang menulis dan merincikan value diri di kertas.

Memegang teguh value artinya kamu mempunyai tujuan karier yang jelas. Berdasarkan nilai-nilai yang kamu yakini, kamu tahu pasti apa yang ingin kamu kejar. Ini membuat kamu jadi lebih berani mengambil risiko.   

Tujuan ini jugalah yang menjadi motivasi kamu untuk terus semangat dalam mengembangkan karier. Kamu tidak mudah menyerah meskipun harus menghadapi berbagai tantangan.

Membantu proses adaptasi dengan tim di tempat kerja 

Adaptasi di tempat kerja merupakan hal yang cukup menantang. Namun, value seseorang adalah hal yang akan membantu kamu menjalani proses tersebut.  

Dalam hal ini, empati dan menghormati sesama dapat mendukung interaksi kamu dengan tim.

Nilai-nilai tersebut akan membantu kamu untuk menempatkan diri sebagai lawan bicara. Dengan begitu kamu tidak mudah reaktif dan judgmental selama berinteraksi.  

Di sisi lain, rekan kerja juga akan merasa didengarkan dan dihormati dengan baik. Alhasil, komunikasi pun akan berjalan lancar.

Membangun personal branding di hadapan rekruiter 

Karakter dan identitas kamu akan lebih kuat jika kamu memiliki nilai moral. Nilai-nilai tersebut dapat membantu kamu menentukan prioritas, sikap, tindakan, dan pandangan hidup yang konsisten.   

Personal branding pun semakin kuat. Jadi, kamu akan lebih mudah diingat oleh rekruiter maupun rekan kerja lainnya.

Cara menemukan arti value diri

Jadi, kamu sudah tahu kan pentingnya apa itu value diri terhadap karier? Coba tanyakan kepada diri kamu sendiri, “Value seperti apa, sih, yang saat ini kamu pegang teguh?”  

Namun, tak perlu khawatir kalau kamu belum memilikinya. Kamu bisa melakukan cara-cara berikut ini untuk menemukan value diri! 

Ingatkan dirimu kapan waktu paling membahagiakan 

Idealnya, nilai moral akan mampu meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan diri selama berkarier.  

Oleh sebab itu, untuk menentukan value diri, coba ingat kembali momen yang membuat kamu paling bahagia. Momen ini bisa berasal dari kehidupan personal maupun profesional, ya.   

Nah, dalam momen tersebut, apa yang kamu lakukan? Apakah kamu sedang sendiri atau bersama seseorang? Faktor apa saja yang membuatmu merasa bahagia?  

Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu kamu mengidentifikasi hal-hal yang membawa kebahagiaan bagi diri sendiri.

Pikirkan waktu di mana kamu merasa bangga akan diri sendiri 

Selama hidup, kemungkinan besar kamu pasti pernah merasa bangga dengan diri sendiri. Hal ini baik dalam kehidupan personal maupun pekerjaan. Momen ini juga bisa kamu jadikan acuan untuk menggali value diri.   

Jadi, coba tanyakan kepada diri sendiri kenapa momen tersebut membuatmu merasa bangga? Apakah saat itu ada orang lain yang juga bangga terhadap kamu? Tuliskan jawabannya supaya nanti kamu bisa lebih mudah menemukan value diri. 

Tentukan daftar value yang kamu miliki 

Nilai moral adalah nilai-nilai yang bisa berasal dari pengalaman hidup. Coba kamu tulis daftar value yang kamu punya.  

Ambil dari beberapa pengalaman bahagia dan membanggakan dalam hidup. Siapa tahu selama ini kamu sudah punya banyak value tanpa kamu sadari.   

Misalnya, katakanlah kamu bahagia tiap kali bisa bekerja dengan baik dan tepat waktu. Di sisi lain, ternyata kamu sudah bekerja cukup lama di kantor yang sekarang. Artinya, contoh nilai moralitas adalah loyalitas dan profesionalisme.

Apa prioritasmu dalam hidup dan karier? 

Jadi, bagaimana kalau ternyata kamu punya cukup banyak value diri? Hal ini sebetulnya bagus. Tapi sebaiknya kamu memprioritaskan beberapa value utama supaya bisa lebih fokus dalam berkarier.   

Coba perhatikan kembali nilai-nilai yang sudah kamu tulis, lalu bandingkan satu sama lain. Menurutmu, mana value yang paling penting untuk membantumu mencapai tujuan karier saat ini?  

Value apa saja yang dapat meningkatkan kepuasan dan kebahagiaanmu selama bekerja?   

Nah, jawabannya bisa kamu jadikan sebagai panduan untuk menemukan value prioritas. 

Teguh pendirian dan tidak goyah 

Value dalam diri adalah sesuatu yang personal sehingga berbeda pada tiap orang. Jadi, jangan kaget jika ada orang yang tidak setuju dengan  pendapatmu saat bekerja.  

Tidak perlu marah. Sebaliknya, cobalah untuk tetap tenang dan kembali mengingat nilai-nilai yang kamu pegang.   

Yakinlah bahwa moral value adalah acuan yang akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang-orang sekitarmu.

Cara meningkatkan value diri dalam karier

Teguh pendirian memang merupakan kunci penting untuk mempertahankan value diri. Namun, beberapa situasi tertentu mungkin membuat kamu jadi goyah. Hal ini wajar terjadi, kok.  

Meski begitu, bukan berarti kamu bisa langsung menyerah. Coba lakukan cara-cara ini untuk meningkatkan value diri dalam karier.

Maafkan dirimu dan belajar dari kesalahan

Seorang karyawan pria merasa gelisah karena belum menemukan value diri.

Value diri dapat memandu kamu dalam menjalani kehidupan personal dan karier. Namun, yang namanya manusia pasti pernah melakukan kesalahan di luar kontrol. Jadi, wajar kalau kamu jadi mempertanyakan nilai diri.   

Meski begitu, usahakan untuk tidak sedih terlalu lama, ya. Luangkan waktu secukupnya untuk memahami dan memproses perasaanmu. Lalu lakukan refleksi diri untuk belajar dari kesalahan tersebut.   

Terima kesalahan yang kamu buat dan belajar untuk memperbaikinya. Ini secara tidak langsung kamu sudah meningkatkan value diri, lho!

Ketahui apa yang tidak dapat kamu kontrol dalam karier 

Hidup penuh dengan ketidakpastian. Sekalipun sudah merencanakan karier versi ideal, bisa saja terjadi hal lain di luar kontrol. Bahkan, hal-hal ini dapat membuat rencanamu berantakan. Tidak apa-apa, kok, karena tidak semua hal bisa kamu kontrol.  

Tugasmu adalah fokus pada hal yang dapat kamu tangani. Lepaskan hal-hal yang berada di luar kontrol kamu.  

Misalnya, kamu baru saja mendapatkan project dengan deadline ketat di tempat kerja. Kamu pun menyusun rencana untuk menyelesaikan project tersebut dengan tepat waktu.  

Sayangnya, suatu hari rekan kerjamu tidak masuk karena sakit. Timeline kerja pun jadi berantakan yang mengganggu produktivitas.  

Situasi seperti itu tentu terjadi di luar keinginanmu. Wajar kalau kamu merasa khawatir dan kesal.  

Namun, daripada terus-terusan menyalahkan diri sendiri, kamu bisa belajar untuk mengantisipasi manajemen risiko. Jadi, jika suatu hari situasi serupa kembali muncul, kamu tahu apa yang harus dilakukan. 

Berada di lingkungan yang mendukung pilihan karier 

Setiap orang memiliki pengertian value masing-masing. Jadi, penting untuk mengelilingi diri dengan orang yang mendukung pilihan value dan kariermu. Merekalah yang akan menjadi support system kamu dalam mencapai tujuan karier sesuai value.   

Kamu juga bisa coba bergabung dengan komunitas online yang memiliki value sama. Contohnya melalui platform seperti Telegram, Facebook Group, atau WhatsApp Group.   

Dengan begitu, kamu tidak hanya akan mendapat dukungan positif. Namun, juga wawasan tambahan melalui sesi sharing. 

Terapkan value diri ketika berinteraksi dengan rekan kerja 

Selama berkarier, kamu tentu tidak bekerja sendiri. Ada rekan kerja yang membantumu dalam menyelesaikan berbagai project.  

Nah, tingkatkan value-mu dengan menerapkan nilaimu selama berinteraksi bersama rekan kerja. Misalnya, terapkan nilai empati selama berkomunikasi untuk menunjukkan bahwa kamu menghargai mereka.   

Contoh lainnya adalah menerapkan nilai profesionalisme dan solidaritas saat mengerjakan project kerja bersama. Kerjakan bagianmu dengan baik supaya project bisa selesai tepat waktu. Kemudian, tunjukkan solidaritas dengan membantu rekan kerja yang sekiranya butuh dukungan tambahan. 

Tidak membandingkan perjalanan karier dengan orang lain 

Masing-masing orang memiliki pengertian moral dan contohnya yang berbeda dari orang lain. Perbedaan ini membuat tiap orang memiliki proses dan timeline karier yang beragam pula. Jadi, usahakan untuk tidak membandingkan perjalanan karier kamu dengan orang lain.   

Hal ini hanya akan membuat kamu insecure, lho. Fokuslah saja pada nilai-nilai dan pencapaian kamu sendiri. 

Pahami jika telah mengkritisi diri terlalu jauh 

Terkadang, kita sering kali langsung mengkritisi atau menyalahkan diri sendiri. Terlebih, saat sesuatu terjadi di luar kontrol dan menggangu rencana karier yang sudah kamu buat. 

Reaksi tersebut memang wajar dilakukan. Tetapi, kalau dilakukan terus-menerus, hal ini bisa membuatmu lelah dan burnout.  

Solusinya, cobalah menulis perasaanmu serta hal-hal yang kamu anggap masih kurang. Lalu, lakukan refleksi diri sebagai cara meningkatkan value diri. Temukan solusi untuk meningkatkan hal-hal yang perlu perbaikan tersebut.

Kesimpulan

Ternyata, mengetahui apa yang dimaksud nilai moral atau value diri sangatlah penting, ya! Tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan personal, tapi juga bisa menunjang karier. Value diri, membuatmu lebih mudah menentukan prioritas diri dalam karier. 

Kamu juga lebih mudah mengambil keputusan karier, lebih semangat meniti karier, mempermudah proses adaptasi, hingga memperkuat personal branding.  

Tingkatkan terus value diri dan konsisten mengembangkan skills supaya perjalanan karier semakin lancar. Salah satunya bisa dengan mempelajari berbagai Tips Karier di platform website Jobstreet!   

Kamu juga mencari pekerjaan yang sesuai dengan value kamu, lho. Mau lebih praktis? Download aplikasi Jobstreet by SEEK melalui App Store atau Google Play Store, ya! 

Pertanyaan seputar value

  1. Apa yang dimaksud dengan value?
    Kata “value” berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti “nilai”. Nilai tersebut bisa melekat pada individu, kelompok, organisasi, maupun objek tertentu seperti barang.  Value inilah yang membuat manusia atau objek lain jadi unik dan berbeda dari satu sama lain.
  2. Apa itu value diri?
    ⁠Value diri adalah nilai-nilai atau keyakinan yang dianut oleh seseorang. Nilai-nilai ini menjadi panduan bagi orang tersebut dalam menjalani kehidupan, baik saat bersikap, berperilaku, hingga menyampaikan pandangan terhadap isu tertentu.
  3. Value dalam diri apa saja?
    ⁠Secara umum, value terdiri dari lima jenis utama, yaitu:
    ⁠- Social value dipengaruhi oleh lingkungan sosial
    ⁠- Personal value merujuk pada pengalaman pribadi
    ⁠- Constitutional value dipengaruhi nilai-nilai negara
    ⁠- Spiritual value bersifat religius
    ⁠- Moral value mengedepankan sifat-sifat baik.
  4. Bagaimana cara menaikkan value dalam diri?
    ⁠Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan value diri, di antaranya:
    ⁠- Belajar dari kesalahan
    ⁠- Fokus pada hal-hal yang bisa kamu kontrol
    ⁠- Mengelilingi diri dengan orang-orang yang mendukung pilihan karier
    ⁠- Menerapkan value saat berinteraksi dengan orang lain
    ⁠- Tidak membandingkan perjalanan karier dengan milik orang lain
    ⁠- Tidak terlalu keras mengkritisi diri sendiri.
  5. Apa itu value yang tinggi?
    Value yang tinggi adalah nilai-nilai yang konsisten diyakini secara kuat oleh manusia. Orang-orang ber-value  tinggi biasanya memiliki karakter kuat. Hal ini menjadikannya tidak mudah goyah oleh opini orang lain maupun tekanan sosial.

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Anda dapat membatalkan email kapan saja. Dengan mengklik 'berlangganan', Anda menyetujui Pernyataan Privasi Jobstreet.