Pelajari Cara Negosiasi Gaji yang Tepat Untuk Masa Depan Kariermu!

Pelajari Cara Negosiasi Gaji yang Tepat Untuk Masa Depan Kariermu!
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 30 June, 2022
Share

Dalam proses mendapatkan sebuah pekerjaan, terdapat beberapa tahapan yang harus dijalani oleh kandidat. Mulai dari mencari lowongan pekerjaan, memasukkan berkas lamaran, menghadapi perekrut dalam interview kerja, hingga finalisasi perekrutan dan tanda tangan kontrak. Sebagai kandidat, kamu pasti memiliki berbagai pertimbangan dalam mencari pekerjaan yang tidak hanya sesuai sesuai denganpassion, tetapi juga sesuai dengan kebutuhanmu. Karena itu, upah atau gaji yang didapatkan pastinya menjadi salah satu faktor penentu untukmu menjalani sebuah profesi dalam meniti karier.

Gaji yang kamu terima tidak hanya menentukan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. Perlu selalu diingat bahwa nominal gaji yang kamu dapatkan akan menjadi penentu utama besarnya kenaikan gaji, tunjangan hari raya, kompensasi PHK, hingga pesangon pensiun di masa yang akan datang.

Biasanya, setelah lolos tahapan wawancara kerja, perekrut akan mengundang kamu untuk tahap wawancara selanjutnya serta membahas kontrak kerja dan negosiasi gaji. Pada tahap ini, kamu harus bersikap proaktif dalam memanfaatkan momen untuk berdiskusi dan mencapai kesepakatan mengenai tanggung jawab serta upah yang akan didapatkan. Kesempatan untuk melakukan negosiasi gaji juga bisa datang ketika kamu sudah berkontribusi untuk sebuah perusahaan dalam rentang waktu tertentu. Jika kamu melewatkan kesempatan tersebut, bisa saja kamu akan mengalami kerugian finansial yang berkelanjutan sepanjang jenjang karier.

Agar proses negosiasi gaji dapat berjalan lancar, yuk perhatikan 4 tahapan penting dalam proses melakukan negosiasi gaji:

Tahap persiapan

Kebanyakan orang mengalami rasa khawatir jika harus melakukan negosiasi gaji. Mulai dari rasa takut mengalami penolakan, hingga takut kehilangan pekerjaan. Namun, sebagai pekerja,  kamu memiliki hak penuh untuk mendapatkan upah yang layak sesuai dengan kemampuan dan tanggung jawab yang kamu miliki. Berikut hal yang harus dilakukan untuk mempersiapkan diri saat memulai proses negosiasi gaji:

  • Memahami kelebihan dan kekurangan diri

Setiap posisi pekerjaan memiliki persyaratan dan kualifikasi yang harus dipenuhi oleh kandidatnya agar dapat memenuhi tanggung jawab yang tertulis dalam deskripsi pekerjaan. Kamu harus mengenali kelebihan dan potensi diri yang dimiliki untuk ditawarkan sebagai bentuk kontribusi bagi perkembangan perusahaan. Hal ini juga meliputi berbagai skillyang sangat dicari oleh perusahaan dari pegawainya. Kamu dapat menuliskan ringkasan mengenai pencapaian kinerja, penghargaan dari perusahaan, bahkan testimoni dari rekan kerja dan atasanmu sebagai nilai jual yang dapat digunakan ketika proses negosiasi berlangsung.

  • Melakukan riset nominal gaji

Upah yang didapatkan pegawai dalam berbagai profesi dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari indikator penilaian kinerja, Upah Minimum Regional (UMR), besar kecilnya perusahaan, jenjang pendidikan terakhir, pengalaman kerja, hingga sertifikasi yang dimiliki. Pastikan kamu mempertimbangkan faktor-faktor tersebut agar kamu dapat mengajukan kisaran gaji yang layak diterima ketika proses negosiasi berlangsung.

  • Menentukan waktu yang tepat

Dalam konteks negosiasi gaji, kamu perlu mengomunikasikan dengan jelas bahwa kamu ingin membicarakan tentang kenaikan gaji. Biasanya, setiap perusahaan memiliki jadwalnya masing-masing untuk memberikan evaluasi kinerja setiap pegawainya. Dalam kesempatan ini, kamu dapat mengutarakan keinginanmu untuk mendiskusikan kenaikan upah. Namun, jika kamu merasa proses negosiasi gaji harus segera dilakukan, pastikan kamu menyampaikan keinginan tersebut kepada HRD atau atasan yang bersangkutan melalui email atau permohonan secara formal. Dengan ini, atasanmu dapat menjadwalkan waktu yang cocok untuk membicarakan hal tersebut.

Menjalani proses negosiasi

Akhirnya atasan kamu menjadwalkan proses negosiasi gaji. Sekarang kamu tinggal menghadapi HRD dan membicarakan keinginan serta pertimbanganmu mengenai upah yang layak diterima. Perhatikan hal berikut ini agar proses diskusi ini berjalan dengan lancar:

  • Menunjukkan rasa percaya diri

Pastikan kamu menunjukkan sikap yang menggambarkan aura positif dan percaya diri di hadapan HRD. Bahasa tubuh hingga sikapmu ketika berbicara dapat menentukan keberhasilan proses negosiasi. Pastikan kamu menyapa HRD ketika masuk ruangan, kemudian duduk dengan posisi tegak, namun tidak terlalu kaku atau tegang. Perhatikan caramu berbicara serta bersikaplah dengan sopan dan profesional. Jangan sampai kamu berbicara dengan nada yang memaksa dan membuat suasana diskusi menjadi tidak nyaman.

  • Fokus menyampaikan hasil risetmu

Kamu telah menyiapkan ringkasan mengenai pencapaian kinerja, penghargaan dari perusahaan, atau bahkan testimoni dari rekan kerja serta atasan sebagai kelebihan yang dapat kamu tawarkan untuk perkembangan perusahaan. Pastikan kamu menyampaikan hal ini, kemudian kaitkan dengan hasil risetmu mengenai nominal gaji yang layak didapatkan oleh pegawai dalam posisi yang kamu miliki. Dengan menyampaikan informasi tersebut, kamu dapat membantu HRD dalam membuat pertimbangan dan keputusan mengenai kenaikan gajimu.

  • Berkomunikasi secara jujur

Saat proses negosiasi berlangsung, tidak ada salahnya menambahkan beberapa alasan yang berhubungan dengan pentingnya nominal gaji yang kamu dapatkan dan pengaruhnya dengan kinerjamu. Alasan ini dapat meliputi jarak ke tempat kerja yang dapat berdampak pada biaya transportasi, loyalitasmu dalam berkontribusi untuk perusahaan, atau bahkan kesulitan yang kamu alami dalam memenuhi tanggung jawabmu karena upah yang kamu rasa belum sesuai. Utarakan semuanya dengan jujur, sertakan juga contoh pengalaman yang kamu hadapi agar HRD dapat memposisikan dirinya untuk mencoba memahami sudut pandangmu.

  • Bersikap tegas namun tetap fleksibel

Saat bernegosiasi, ada baiknya kamu dengan tegas meminta nominal angka upah yang pasti. Ada baiknya menghindari rentang angka gaji seperti “Rp5.000.000 - Rp8.000.000”. Jika kamu menawar dengan rentang gaji, bisa saja kamu menutup peluangmu untuk berdiskusi secara terarah untuk mencapai target gaji yang kamu inginkan. Hal ini karena, kemungkinan besar atasanmu akan segera menyudahi proses negosiasi dan memilih opsi nominal terendah. Jadi, pastikan menggunakan kesempatan ini untuk menyebutkan nominal pasti yang kamu inginkan. Semakin spesifik angka yang kamu minta, semakin tinggi pula kemungkinannya untuk dikabulkan karena HRD akan mendapatkan impresi bahwa nominal yang kamu tawarkan sudah relevan dengan kondisi pasar kerja dan hasil risetmu.

Menyikapi hasil negosiasi

Akhirnya kamu telah berhasil melewati proses negosiasi yang menegangkan. Bagaimanapun hasilnya nanti, kamu harus menyikapinya dengan bijaksana. Jika ternyata atasanmu menyetujui nominal gaji yang kamu minta, maka kamu dapat bernapas lega dan bersuka cita. Jangan lupa untuk mengucapkan apresiasi kepada atasanmu dan buktikan bahwa kamu layak mendapatkan kenaikan gaji dengan terus memenuhi tanggung jawabmu dan mempertahankan kinerja baikmu.

Namun, jika ternyata permohonanmu ditolak, kamu harus menyikapinya dengan baik. Jangan sampai karena merasa kecewa, kamu malah merasa rendah diri atau malah menunjukkan amarah kepada atasanmu. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyikapi penolakan dalam permohonan penyesuaian gajimu:

  • Berinisiatif dalam bertanya

Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi keputusan akhir yang diambil perusahaan dalam menyikapi permohonan penyesuaian gaji. Misalnya, kondisi finansial kantor atau argumenmu ketika negosiasi berlangsung tidak sesuai dengan target atau kebutuhan perusahaan. Untuk memastikan alasan yang menjadi faktor utama penolakan ini, kamu harus berinisiatif dalam meminta penjelasan atas proses pengambilan keputusan tersebut. Kamu juga dapat meminta masukan dari atasanmu mengenai hal yang harus kamu tingkatkan agar dapat memperoleh gaji yang diinginkan. Selain itu, kamu juga dapat menanyakan apakah keputusan tersebut sudah final atau masih bisa didiskusikan kembali dalam kesempatan lainnya.

  • Berani untuk mengajukan diskusi lanjutan

Jika atasanmu memberi kesempatan lain untuk mendiskusikan kembali proses negosiasi gaji, pastikan kamu tetap teguh pada pertimbangan dan pendapatmu mengenai kelayakanmu mendapatkan nominal gaji tersebut. Selain itu, pastikan kamu memberikan alasan bahwa menyetujui nominal gaji yang kamu inginkan sepadan dengan keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan melalui kinerja dan keseriusanmu dalam memberikan kontribusi bagi perusahaan secara berkelanjutan.

  • Pertimbangkan untuk mengajukan opsi lain

Selain nominal gaji, banyak faktor lain yang dapat kamu tawar sebagai upayamu mendapatbenefitdalam menjalani pekerjaanmu. Cobalah untuk meminta penyesuaian lain seperti tambahan jatah cuti, opsi bekerja dari rumah, atau bahkan penyesuaian tunjangan biaya transportasi. Karena terkadang, nominal gaji bukanlah penentu utama dalam meraih berbagai manfaatwork-life balance yang berdampak pada proses perkembangan kariermu

Itulah berbagai macam tips yang dapat kamu terapkan dalam proses negosiasi gaji. Tidak perlu segan untuk mematok gaji yang menurutmu layak kamu dapatkan. Sebagai pekerja, kamu sepenuhnya berhak mendapatkan proses diskusi dan mencapai kesepakatan yang adil dengan perusahaan mengenai pendapatan yang akan kamu peroleh. Selama perusahaan merasa talenta, integritas dan potensi kontribusimu sepadan dengan nominal yang kamu inginkan, pastinya pihak perusahaan tidak akan keberatan untuk menyetujuinya. Selamat mencoba!

Kunjungi situs JobStreet untuk mencari lowongan pekerjaan yang dapat mengantar kamu mencapai kesuksesan karier. Tetap terkoneksi bersama kami kapan pun dan di mana pun dengan mengunduh aplikasi JobStreet melalui Google Play Store atau Apple App Store.

Kunjungi laman Tips Karier untuk mendapatkan tips, berita industri, dan informasi lainnya. Untuk mendapatkan informasi mengenai tren kerja, kamu dapat mengunduh laporan Mengupas Tren Talent Global 2021 dari JobStreet.

Tentang SEEK Asia

SEEK Asia , gabungan dari dua merek ternama Jobstreet dan jobsDB, adalah portal lowongan pekerjaan terkemuka dan destinasi pilihan untuk pencari dan pemberi kerja di Asia. Kehadiran SEEK Asia menjangkau 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam. SEEK Asia adalah bagian dari SEEK Limited Company terdaftar di Bursa Efek Australia, portal lowongan pekerjaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. SEEK Asia dikunjungi lebih dari 400 juta kali dalam setahun.

Tentang SEEK Limited

SEEK adalah grup perusahaan yang beragam, dengan portofolio yang kuat  yang mencakup usaha lowongan pekerjaan daring , pendidikan, komersial dan relawan. SEEK hadir secara global (termasuk di Australia, Selandia Baru, Cina, Hong Kong, Asia Tenggara, Brazil dan Meksiko), yang menjangkau lebih dari 2,9 miliar orang dan sekitar 27 persen PDB global. SEEK memberikan kontribusi positif kepada orang-orang dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Bursa Efek Australia, yang menempatkannya sebagai 100 perusahaan teratas dan telah diperingkat sebagai 20 Perusahaan Paling Inovatif oleh Forbes

More from this category: Saran gaji

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Jelajahi topik terkait

Pilih bidang minat untuk menelusuri karier terkait.

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Anda dapat membatalkan email kapan saja. Dengan mengklik 'berlangganan', Anda menyetujui Pernyataan Privasi Jobstreet.