Boundaries adalah Kunci: Ini Pentingnya Jaga Batasan saat Bekerja

Boundaries adalah Kunci: Ini Pentingnya Jaga Batasan saat Bekerja
Jobstreet tim kontendiperbarui pada 31 January, 2023
Share

Cara berteman dan berinteraksi dengan kolega sering menjadi topik diskusi yang tiada habisnya. Pasalnya,networkingmemang merupakan salah satu cara yang baik untuk mengembangkan karir. Namun, tanpa adanya batasan atauboundariesyang jelas, pertemanan yang dibangun justru akan berisiko mengganggu pekerjaan, atau bahkan merambat ke ranah pribadi.

Maka, tak heran kalau banyak yang beranggapanboundariesadalah hal yang penting diterapkan di dunia kerja. Jika diterapkan dengan tepat,boundariesmampu memastikan interaksi dan perilaku tepat dapat diterima oleh masing-masing individu.

Tapi, apa akibatnya kalau kita salah berteman atau tidakset boundariesdi awal, ya? Simak artikel berikut untuk mengetahui cara berteman dannetworkingdi dunia kerja yang tepat!

Tindakan yang Wajib Kamu Hindari saat Berteman di Kantor

Sebelum membahas seputar caranetworkingyang benar, ada baiknya kamu mengetahui tindakan yang wajib kamu hindari di lingkungan kerja, terutama saat berteman dengan kolega. Apabila beberapa tindakan di bawah pernah kamu lakukan, ini saatnya untuk mengoreksi kebiasaan-kebiasaan tersebut!

Bergosip dengan Teman Kerja

Pada umumnya, gosip dan menyebarkan rumor seputar seorang individu memang tidak etis untuk dilakukan di mana pun. Namun begitu, masih banyak yang akhirnya melakukan dan menganggap gosip sebagai hiburan. Umumnya, hal ini dilakukan karena banyak orang yang tidak merasakan konsekuensi dari tindakannya. Tidak heran jika gosip terkait selebriti menjadi hal yang dimaklumi.

Namun, perlu diketahui kalau dunia kerja merupakan salah satu tempat terburuk untuk bergosip. Selain karena lingkungannya yang sempit, bergosip di dunia kerja justru akan membuatmu terlihat tidak profesional dan menghambat perkembangan karir. Kebiasaan ini bisa diketahui oleh individu yang kamu gosipkan atau oleh manager kamu sendiri. Pada akhirnya, lingkungan kerja pun berubah menjaditoxickarena pertikaian antara karyawan.

Mengkritik Terus-Menerus

Saran merupakan hal yang bermanfaat bagi orang lain. Namun, jangan salah kaprah! Saran yang dimaksud di sini adalah yang bersifat membangun dan sopan. Apabila konotasinya negatif, kamu justru akan mengkritik dan terlihatjudgy(atau menghakimi). Belum lagi jika dilakukan terus-menerus. Kamu akan berisiko dianggap memiliki konflik pribadi dengan teman kerja, sekalipun maksudmu baik.

Takut Menerima dan Memberi Saran

Menghindari kritik atau penyampaian saran yang terdengar negatif bukan berarti kamu harus berhenti menerima atau memberi saran. Dalam dunia kerja, kolaborasi merupakan salah satu pondasi hubungan kerja yang baik antara karyawan. Menerima serta berbagi saran merupakan aspek yang penting di dalamnya.

Kamu boleh mengekspresikan saran yang kamu miliki, tentunya jika saran tersebut bersifat ramah, sopan, tidak melewati batas atauboundaries, dan benar-benar relevan dengan pekerjaan. Sebab, jika takut memberi saran, bisa jadi malah timbul rasa jengkel dan kesal dengan teman kerja.Set boundariesartinya bukanlah menghentikan saran.

Lalu, jangan takut untuk menerima saran, baik itu disampaikan secara negatif maupun positif. Sebab, saran dan penilaian seseorang terhadap kamu tidak menggambarkan dirimu secara akurat, melainkan bagaimana kehadiranmu diterima oleh individu tersebut. Jadi, renungkan setiap saran dan penilaian yang kamu terima sesuai takaran dan jangan menjadiinsecure, ya!

Tidak Menghargai Bawahan

Jika kamu berada di posisimanagerial, cara utama yang bisa dilakukan untuk mendukungboundariesadalah memastikan untuk menghargai bawahan. Jangan sampai posisi yang dimiliki menjadikan perilakumu terlewat batas. Adapun tindakan-tindakan yang wajib dihindari adalah merendahkan teman kerja, mengintimidasi, atau memanfaatkan tenaga mereka untuk kebutuhan pribadi, seperti menyuruh membeli kopi, melakukan pekerjaanmu, atau bahkan mengakui pencapaian teman kerja sebagai milikmu.

Melecehkan Orang Lain

Kita semua tahu bahwa tindakan pelecehan 100% tidak bisa dibenarkan dan dapat berujung pada pemutusan hubungan kerja atau bahkan masalah legal. Namun, masalahnya, setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang apa itu pelecehan dan justru beranggapan penyintas “terlalu sensitif.”

Perlu diketahui, pelecehan tidak selalu berbentuk tindakan agresif yang penuh intensi untuk menyakiti perasaan orang lain. Seringnya, komentar-komentar yang dianggap sebagai candaan atau topik sehari-hari merupakan bentuk pelecehan, misalnya komentar seputar ras dan etnisitas, gender, agama, usia, kasta, dan kelas sosial.

Tindakan yang Perlu Kamu Lakukan saat Berteman di Kantor

Sebenarnya, cara-cara yang perlu kamu lakukan dan kamu hindari ketika berteman di kantor berpusat padaboundariessetiap individu. Bisa dibilang, memahamiboundariesadalah dapat memandumu saat berinteraksi dengan teman kerja.

Tapi, seperti apa cara memahami dan menghargaiboundariestersebut? Berikut beberapa di antaranya!

Menghargai Teman Kerja

Banyak dari kita yang tahu kalau menghargai orang lain, khususnya orang yang sering kita ajak kolaborasi, merupakan hal yang penting. Namun, tahukah kamu bahwa menghargai teman kerja tidak hanya menghargai mereka sebagai individu?

Boundariesadalah kunci dari menghargai teman kerja. Artinya, kamu perlu menghargai waktu, tenaga, opini, dan jugaspaceyang dimiliki teman kerja.

  • Menghargai waktu — Pastikan untuk menghargai waktu istirahat makan siang teman kerja dan juga jam kerja mereka. Hindari untuk menghubungi mereka di luar jam kerja yang sudah ditentukan oleh perusahaan.
  • Menghargai tenaga — Apa pun pendapatmu tentang hasil pekerjaan teman kerjamu, kamu wajib menghargai tenaga yang mereka keluarkan. Sebab, di balik dokumen yang mereka serahkan atau presentasi yang mereka lakukan, ada beban mental(mental load)yang mereka pikul. Jika hasil pekerjaannya kurang tepat, hargai teman kerja dengan memberikan saran yang membangun serta sopan.
  • Menghargai opini — Berbagai kelompok individu tertentu sering tidak dihargai opininya karena latar belakang yang dimiliki, seperti gender, usia, atau alma mater. Padahal, di mata hukum dan di dunia kerja, semua individu memiliki posisi yang sama. Oleh karena itu, hindari bias dan terus dengarkan serta hargai opini teman kerjamu.
  • Menghargaispace— Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghargaispaceadalah seperti memberi jarak saat berinteraksi (terutama dengan lawan jenis), tidak menempati ruang kerja mereka, atau bahkan memberantaki ruang kerja teman kerja. Entah disadari atau tidak, kamu pun punya preferensi seputarspaceatau ruang; misalnya, jika seseorang berbicara terlalu dekat kamu akan merasa risih.

Mengomunikasikan Boundaries

Mendirikan atau“set” boundariesartinya kamu perlu mengkomunikasikan preferensi kamu secara jelas. Pada dasarnya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikannya. Namun, agar tidak salah persepsi, kamu perlu terang-terangan terkait preferensi (tanpa berujung padaoversharingatau berbagi informasi yang tidak perlu). Kamu bisa saja berkata, “saya lebih suka tidak menyentuh pekerjaan di jam istirahat” atau “saya sedang berada di rumah dan bersama keluarga.” Apabila tidak tersampaikan, mengomunikasikan ulangboundariesadalah hal yang dapat dilakukan.

Menawarkan Bantuan

Ketika kesusahan, setiap individu mungkin membutuhkan bantuan. Saat butuh, mereka akan meminta bantuan atau menerima tawaran bantuan. Jadi, tidak ada salahnya untuk menawarkan bantuan setiap saat sesuai dengan kemampuanmu.

Tapi, perlu dimengerti bahwa teman kerjamu bisa saja menolak tawaranmu. Bukan berarti upayamu untuk menjadi sopan dan ramah terbilang salah, tapi bisa saja teman kerjamu lebih ingin mengerjakan projek yang sedang berjalan sendirian. Yang jelas, jangan memberi bantuan yang tidak diminta, tidak kamu tawarkan, atau tidak dibutuhkan karena hal ini bisa jadi melewati batasan yang telah dibangun oleh teman kerjamu.

Demikian beberapa cara menjalin hubungan profesional dengan teman kantor. Pada dasarnya, menghargai dan membangunboundariesadalah bagian terbesar dalam menjalin hubungan profesional dengan teman kantor. Dengan begitu, kamu akan bisa membangun hubungan positif dan suportif yang melahirkan produktivitas, kolaborasi, dan juga lingkungan kerja yang sehat.

Namun, perlu diketahui bahwa membangun hubungan yang baik membutuhkan waktu dan upaya. Tak hanya itu saja, semua orang punya caranya sendiri yang mungkin berbeda denganmu. Oleh karenanya, pastikan untuk terus menghargai preferensi danboundariesteman kerjamu, ya!

Kami harap tips di atas bisa membantumu dalam membangunboundariesdi dunia kerja dan turut serta dalam membangun budaya kerja yang positif dan sehat.

Jika ingin memperoleh informasi karir lainnya seputar dunia kerja, prospek industri, atau keterampilan untuk posisi pekerjaan tertentu, jangan ragu untuk mengunjungi halaman Tips Karir kami.

Kemudian, jika ingin mencari pekerjaan, perbarui atau buat akun di JobStreet Indonesia, di mana kami memiliki impian besar untuk menghubungi talent terbaik dengan perusahaan-perusahaan berkualitas. Agar lebih praktis dalam pencarian pekerjaan, jangan lupa untuk mengunduh aplikasi JobStreet, baik di Google Play Store dan juga Apple App Store. Semoga bermanfaat, ya!

Tentang SEEK di Asia

SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Di Asia, SEEK beroperasi dengan brand JobStreet dan JobsDB, platform ketenagakerjaan terbesar di Asia dan pilihan utama bagi kandidat dan perusahaan. SEEK menarik lebih dari 500 juta kunjungan per tahun di enam pasar yang dioperasikannya, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Tentang SEEK Limited

SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Pada tahun 2022, SEEK diakui sebagai salah satu dari Australia’s Top Ten Places to Work in Tech dalam penghargaan AFR BOSS Best Places to Work. Tahun ini, SEEK merayakan 25 tahun membantu warga Australia menjalani kehidupan kerja yang lebih memuaskan dan produktif.

Telusuri istilah pencarian teratas

Tahukah Anda bahwa banyak kandidat yang menyiapkan resume dan meneliti suatu industri dengan menjelajahi istilah pencarian teratas?

Berlangganan Panduan Karir

Dapatkan saran karier dari ahli yang dikirimkan ke kotak masuk Anda.
Anda dapat membatalkan email kapan saja. Dengan mengklik 'berlangganan', Anda menyetujui Pernyataan Privasi Jobstreet.